Showing posts with label Cerita Pendek Rara. Show all posts
Showing posts with label Cerita Pendek Rara. Show all posts

Sunday, October 23, 2011

Ding, Kematian dan Cerita Masa Itu

Ding, aku sudah membaca suratmu kemarin.
Aku sedih, Ding, membacanya. Kau bilang negeri kita sudah jadi riak diterpa ombak. Hihihihi.
Aku tertawa? Tentu saja, caramu menggambarkan negeri kita sudah sama seperti anak-anak SD yang menggambar dunia seolah-olah hanya ada satu matahari, dua gunung, jalan berkelok, sawah dan petani.